lihatlah kuburmu
Wahai diri .. lihatlah kuburmu yang tepat di depanmu. Ia melambai-lambai,
senantias mengintai, menatap setiap tingkah polahmu.
Wahai diri yang sedang menelusuri lorong kehidupan. Pagi kau berjalan,
siang kau berlari, sore kau istirahat, malam kau tidur, berputar-putar di
permukaan bumi, terus-menerus, berulang-ulang hari demi hari, berburu
saling berebut status, berkejaran antara waktu dan bayanganmu. Dimanakah
kau kini berada ? dimanakah posisimu kini ?
Jalan berkelok-kelok di sepanjang cita kita. Roda kehidupan berputar-putar
secara dinamis. Manusia menempati posisinya masing-masing. Koordinat
manusia penuh dengan kelenaan kecuali mereka yang senantiasa melihat dunia
ini dengan bashirah, pandangan hati, pandangan ketulusan, pengabdian,
kemanfaatan, dan kesadaran penuh akan kefanaan kehidupan ini, bahwa ada
kehidupan lain yang lebih sejati dari kehidupan sekarang ini.
~ Quu Anfusikum wa ahlikum naara
Wahai diri .. lihatlah kuburmu yang tepat di depanmu. Ia melambai-lambai,
senantias mengintai, menatap setiap tingkah polahmu.
Wahai diri yang sedang menelusuri lorong kehidupan. Pagi kau berjalan,
siang kau berlari, sore kau istirahat, malam kau tidur, berputar-putar di
permukaan bumi, terus-menerus, berulang-ulang hari demi hari, berburu
saling berebut status, berkejaran antara waktu dan bayanganmu. Dimanakah
kau kini berada ? dimanakah posisimu kini ?
Jalan berkelok-kelok di sepanjang cita kita. Roda kehidupan berputar-putar
secara dinamis. Manusia menempati posisinya masing-masing. Koordinat
manusia penuh dengan kelenaan kecuali mereka yang senantiasa melihat dunia
ini dengan bashirah, pandangan hati, pandangan ketulusan, pengabdian,
kemanfaatan, dan kesadaran penuh akan kefanaan kehidupan ini, bahwa ada
kehidupan lain yang lebih sejati dari kehidupan sekarang ini.
~ Quu Anfusikum wa ahlikum naara